Thursday, 23 May 2013

Welcome to Our Blog!

Kami dari kelompok 6 mewakili kelas 8A mempersembahkan; Dynamic Woman! Blog yang terinspirasi oleh R.A Kartini. Perjuangan yang tak terhentikan oleh seorang wanita untuk mengangkat derajat wanita agar  sama dengan pria. Blog kami menyediakan cerpen, opini, pantun, puisi, wawancara, dan rubrik inspiring woman yang kami buat yang dapat menginspirasi kalian! c: Happy reading!

The blogger: Tania, Abel, Putri P, Monic, Bram, Adit, Kezia.

Cerpen

Perempuan Hebat

"Yaaah payah lo! Masa nendang bola aja gak bener," ejek Walter. Kay mendengus kesal. Lagi-lagi ia diejek oleh Walter dan kawan kawan. Kay hanya mau diakui teman teman sport clubnya. Di sport club, kebanyakan dari mereka adalah laki laki hanya Kay yang perempuan yang bergabung di sport club di perumahanya. Lapangan basket sedang dibangun. Kay menanti-nantikan selesainya lapangan itu dibangun karena ia sangat ingin unjuk gigi bahwa ia jago main basket. Ia menunggu selesainya berbulan-bulan sampai akhirnya lapangan itu selesai dibangun. Kay dengan cepat mengambil bola basket yang menganggur dan langsung melakukan three point. Masuk! Walter dan kawan kawan yang melihat Kay hanya bisa terdiam. Kay tersenyum menantang ke arah mereka. Walter dan kawan kawan akhirnya mengaku salah dan menganggap Kay hebat.

Opini


Di era yang modern, pendidikan dan persamaan hak bagi laki-laki dan perempuan tentu telah menjadi hal yang lumrah di sekitar kita. Bagi para perempuan Indonesia, hal ini tentu tak lepas dari perjuangan sosok Kartini. Sejak awal, perjuangan Kartini tidaklah mudah walaupun beliau  merupakan kaum bangsawan. Hal ini perlu kita contoh di kehidupan sekarang. Generasi penerus sudah seharusnya memiliki daya juang dan kemauan yang keras demi kemajuan bangsa. Kita juga dapat belajar untuk lebih menghargai dan mengakui hak-hak orang lain.  Lewat Kartini kita, kaum perempuan dapat belajar untuk mau berani dan bisa melakukan hal hal yang mungkin biasa dilakukan laki laki. Ini dapat membuktikan bahwa wanita juga memiliki peran dan bisa setara dengan pria lainnya. 

Pantun

Piknik di luasnya padang
Membawa keranjang makanan
Kecantikanmu mengumandang
Kepekarsaanmu tak terkalahkan

Pulang membawa koran
Anak anak minta dibacakan
Engkau membawa kesetaraan
Ditengah ketidak adilan

Artis Cina bernama Luhan
Terkenal di masa kini
Di tangan pedang keadilan
Dibawa oleh Ibu Kartini


Puisi


Penegak Keadilan
oleh: Bram 


Wahai penegak keadilan
Rasa takut kau hiraukan
Nyawa kau perjuangkan
Demi kehormatan bangsa

Dahulu wanita ditindas
Sekarang keadilan ditegakkan
Sekarang wanita mendapatkan haknya 
Wanita dapat bersorak bebas

Wahai Kartini,
Terima kasih atas perjuanganmu
Yang menegakkan keadilan wanita
Kau memang pahlawan wanita

Wawancara

Nara Sumber: I. Michelle

Q: Apa pendapat Anda tentang emansipasi wanita?
A: Langkah pada suatu terobosan yang mengangkat derajat wanita yang sekarang masih ada.
Q: Menurut Anda, bangaimana peran Kartini terhadap wanita di jaman sekarang?
A:  Wanita jaman sekarang, lebih terbuka, berani mengambil resiko dalam hal pekjerjaan, pintar bersaing dengan laki-laki.
Q: Apa yang bisa Anda lakukan untuk melanjutkan perjuangan Kartini?
A: Membuat komunitas yang bisa saling menguatkan antar perempuan, memberikan info atau sharing yang harus dilakukan orang lain agar tidak menjadi lemah.
Q: Apa yang bisa diterapkan pada anak jaman sekarang?
A: Kegigihan untuk menjadi lebih baik. Bukan menjadi yang terbaik tapi menjadi yang lebih baik. Menjadi lebih berani, tidak mau direndahkan.
Q: Apa pesan Anda untuk wanita Indonesia?
A: Banggalah menjadi seorang perempuan. Karena, perempuan lebih “sempurna” dari laki-laki.

Inspiring Woman:

Alexandra Asmasoebrata
Allida Alexandra Nurluthvia lebih dikenal sebagai Alexandra Asmasoebrata atau biasa dipanggil Andra (lahir di Jakarta, 23 Mei 1988; umur 24 tahun) adalah satu-satunya pembalap perempuan Indonesia di kelas gokart maupun mobil formula

Biografi

Putri ketiga dari pasangan H. MAS Alex Asmasoebrata dan Hj. Sofia Muri Mardiana ini memang tak menyangkal bahwa kiprahnya di dunia balap itu berkat sang ayah. Ayahnya, Alex, adalah pembalap seangkatan dengan pembalap Aswin Bahar, Tinton Suprapto, Deyu dan Dolly Indra Nasution.
Andra memulai debutnya di ajang balap gokart sebagai kadet 60 cc, pada usia 12 tahun. Beberapa kali ia berhasil mengukir prestasi di ajang tersebut. Beberapa kali pula ia menyabet juara pertama di kelas tersebut. Setahun kemudian, ia mulai pindah ke kelas ber-cc lebih besar, yaitu 125 cc, bahkan ia sampai ke ajang setingkat ASEAN. Berkat penampilannya Andra kemudian ditawari untuk masuk ke arena balap internasional. Dia diikutsertakan dalam kualifikasi Formula BMW Scholarship pada tanggal 27 hingga 29 Februari 2004 di Spanyol. Inilah mulanya Andra masuk dalam dunia balap mobil formula. Pada tahun 2007, selain mengikuti kejuaraan Karting (Gokart), Andra juga mengikuti kejuaraan Formula Renault Asia.
Bertepatan hari Kartini, 21 April 2007, Andra menerima penghargaan dari MURI (Museum Rekor Indonesia) yang diberikan karena prestasinya sebagai pembalap perempuan pertama Indonesia. Di kancah internasional-pun Andra tercatat sebagai pembalap wanita pertama di Asia. Bahkan dia pun berhasil menempati pole position pada kejuaraan Seri terakhir 7 dan 8 Formula Campus di Goldenport Motorpark Circuit, Beijing China pada Oktober 2005 dan dalam ajang Formula Kampus di China pada September 2005

Tujuh Wanita Akan Dianugerahi Kartini Award, Inilah Prestasi Mereka

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jelang peringatan Hari Kartini yang jatuh pada 21 April, beberapa organisasi sosial turut memberi penghargaan pada perempuan yang berjasa terhadap lingkungan sekitarnya.
Begitu juga Wanita Indonesia Tanpa Tembakau (WITT), yang telah memilih tujuh calon penerima Kartini Award.
"Untuk tahun ini kita telah memilih tujuh orang dari berbagai kategori. Tadinya mau 10 tapi setelah disaring lagi jadinya kita dapati tujuh orang," kata Lieke Gunawan, Ketua Umum WITT, saat ditemui di restoran Makan Makan, jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (15/4/2013).
Penganugerahan Kartini Award didasari beberapa kriteria, di antaranya punya dedikasi tinggi dan telah memperjuangkan sesuatu di bidangnya cukup lama.
"Salah satunya Okke Hatta Rajasa, dia sangat aktif bergerak di kerajinan tenun dan tidak banyak yang tahu," ujarnya menambahkan.
Indira Kartini Sofwan, ketua panitia Kartini Award mengatakan, pemberian penghargaan berasal dari beragam kategori. Ada yang aktif di bidang pendidikan, olahraga, pariwisata, dan juga kepentingan umum. Penghargaan akan diberikan pada Senin (22/4/2013) di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta.
Tujuh tokoh peraih Kartini Award versi WITT adalah:
* Okke Hatta Rajasa, Ketua Cita Tenun Indonesia, yang mengelola dan berjasa mengenalkan tenun ke kancah internasional. Bersama CTI juga turut membantu perajin dan pengembangan tenun di Indonesia.
* Tri Mumpuni, seorang pemberdaya listrik di lebih dari 60 lokasi terpencil di Indonesia. Direktur Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan ini juga pernah memperoleh penghargaan Ashden Awards 2012. Dinilai aktif mengenalkan pembangkit listrik tenaga mikro hidro.
* Elvira Rosa Nasution, mantan atlet renang berprestasi yang sekarang bergerak di belakang layar. Aktif sebagai ketua persatuan pembinaan dan mengelola klub renang Elvira Swima Gemilang.
* Krisnina Maharani, atau Nina Akbar Tanjung, yang aktif di bidang sosial dan pariwisata, dan ketua Warna Warni Indonesia Foundation.
* Sri Rossyati dan Sri Irianingsih, guru kembar Sekolah Darurat Kartini, yang sejak tahun 1990 aktif mendirikan sekolah gratis untuk anak-anak jalanan dan tidak mampu.
* Harini Bambang Wahono, praktisi lingkungan hidup yang mengolah sampah rumah tangga menjadi kompos.